Pengertian Islam

22 02 2009

Islam adalah sikap berserah diri kepada Allah dengan tauhid, tunduk kepada-Nya dengan ketaatan, serta berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya.

Kata aslama maknanya istaslama, yaitu sikap berserah diri kepada Allah Azza wa Jalla dengan tauhid dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya saja, tidak dengan selain-Nya.

Siapa yang tidak berserah diri kepada Allah, maka dia orang yang sombong. Siapa berserah diri kepada Allah sekaligus dengan selain-Nya juga, maka dia musyrik. Adapun yang berserah diri kepada Allah saja, maka dia ahli tauhid.

Sikap berserah diri kepada Allah dengan tauhid

Tauhid artinya mengesakan Allah Azza wa Jalla dengan ibadah, menjadikan sesembahan hanya satu, mengganti seluruh sesembahan yang beranekaragam menjadi sesembahan yang satu, yaitu Allah.

padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan” (QS At Taubah : 31).

padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan” (QS Al Bayyinah : 5)

Inilah Islam, agama yang lurus. “Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS Yusuf : 40)

Adapun ungkapan

tunduk kepada-Nya dengan ketaatan

yaitu selain bertauhid juga semestinya tunduk kepada perintah Allah Azza wa Jalla dan mengerjakannya, serta meninggalkan dan menjauhi larangan Allah.

Dengan demikian, tidak cukup bertauhid saja tanpa amal.

berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya.

Maknanya, tidak cukup bagi manusia hanya sekedar menyembah Allah saja, akan tetapi dia juga harus berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya, yakin terhadap rusaknya syirik dan yakin tentang kufurnya para musyrikin, serta membenci dan memusuhi mereka karena Allah Azza wa Jalla.

Wajib bagimu membenci musuh Allah dan mencintai kekasih Allah. Mencintai apa saja yang dicintai oleh Allah dan siapa saja yang dicintai-Nya. Membenci apa saja yang dibenci oleh Allah dan siapa saja yang dibenci-Nya.

Inilah makna dari ungkapan “berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya”.

Sebagaimana berlepas dirinya Ibrohim alaihissalam dan orang-orang yang bersamanya terhadap pelaku kesyirikan.

Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah” (QS Al Mumtahanah : 4).

Berlepas dirilah dari mereka dan peribadatan mereka!

kami ingkari (kekafiran) mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja” (QS Al Mumtahanah :4)

Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka” (QS Al Mujadilah : 22).

Inilah tauhid yang Allah perintahkan untuk melaksanakannya dan Allah perintahkan untuk mencintai ahlinya, Dia perintahkan juga untuk berlepas diri dari kesyirikan dan para pelakunya, karena syirik merusak tauhid.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: