Pelajarilah, karna ini sangat penting..

9 10 2009

Wahai saudaraku para pemuda -semoga Allah merahmati kita semua-,

Ketahuilah,

Kalimat tauhid laa ilaaha illallah tidak bermanfaat bagi yang mengatakannya kecuali dengan 8 syarat, ilmu, yakin, ikhlas, jujur, cinta, tunduk, menerima, dan mengingkari sesembahan selain-Nya.
Berusahalah untuk menerapkan syarat-syarat tersebut, dan janganlah menyepelekannya.
Baca : http://al-atsariyyah.com/?p=548

Di antara pembatal keislaman ada 10:
1. syirik dalam beribadah kepada Allah
2. menjadikan makhluk sebagai perantara dalam beribadah, berdoa kepada makhluk dan meminta syafaatnya.
3. tidak mengingkari orang-orang musyrikin, atau ragu atas kekufuran mereka, atau membenarkan mazhab mereka.
4. menyakini bahwa selain petunjuk nabi lebih sempurna dibanding petunjuk beliau, seperti mengutamakan hukum Thaghut atas hukum islam.
5. membenci sesuatu dari perkara yang dibawa oleh rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
6. melecehkan sesuatu dari agama islam
7. sihir, barangsiapa yang melakukannya dan meridhoinya maka dia kafir.
8. menolong orang-orang musyirik dalam melawan kaum muslimin.
9. meyakini bahwa ada sebagian manusia yang boleh baginya untuk keluar dari syariat Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam.
10. berpaling dari agama Allah, tidak mau belajar dan beramal.

Waspadalah -saudaraku para pemuda-, sekeras-kerasnya peringatan adalah ini, sesungguhnya tiada guna amalan bagi orang yang melakukan pembatal-pembatal tersebut.
Baca : http://islamqa.com/id/ref/9104

Iman kepada Allah bukanlah sebatas keyakinan dalam hati atau perkataan semata, hanyalah dikatakan beriman jika dia menyakini di dalam hatinya, mengatakan dengan lisannya, dan mengamalkan dengan anggota badannya. Iman itu bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan. Ta’atilah Ar Rahman dan tinggalkan kemaksiatan, maka inilah jalan untuk menambah iman.
Baca: http://www.almanhaj.or.id/content/267/slash/0

Allah menciptakan kita untuk beribadah (bertauhid) kepada-Nya, dalil-Nya, “dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku saja” (QS Adz dzariyat : 56).
Baca: http://www.an-nadwah.org/pic/?q=node/10

Ibadah adalah sebutan untuk seluruh apa yang Allah cintai dan ridhoi, berupa perkataan dan perbuatan yang zhahir ataupun yang batin.
Bersungguh-sungguhlah untuk mengenal perkara-perkara yang dicintai oleh rabb-mu, dan carilah keutamaan-keutamaan dari amalan tersebut.
Baca: http://www.almanhaj.or.id/content/2042/slash/0

Seutama-utama ibadah adalah ibadah yang Allah wajibkan. Berdasarkan hadits qudsi “dan tidaklah hamba-Ku yang mendekatkan dirinya kepada-Ku yang lebih aku cintai dari apa-apa yang Aku telah wajibkan atasnya” (HR. Bukhori).
Maka laksanakanlah, jagalah, dan tambahlah dengan amalan yang menyempurnakannya (amalan sunnah).

Ibadah tidak diterima kecuali dengan dua syarat:
1. Ikhlas untuk Allah
2. mengikuti contoh dari rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam.
Riya’ merusak amalan dan pelakunya mendapat hukuman, demikian juga bid’ah, mendapat hukuman dan tertolaknya amalan.
Maka bersungguh-sungguhlah wahai saudaraku untuk menjernihkan niat kita dan menjauhi riya’, lebih-lebih syirik besar, serta jauhilah perbuatan bid’ah dan tempuhlah jalannya nabi kita shollallahu ‘alaihi wa sallam.
Baca: http://muslim.or.id/aqidah/agar-ibadah-diterima-di-sisi-alloh.html

الفقير إلى الله :

Yoad Nazriga S


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: